SMKN 1 TBT Klarifikasi Isu Seragam, Sekolah Tegaskan Tak Pernah Arahkan Siswa ke Konveksi Tertentu

Editor: RIZAL A.S author photo

 




Tulang Bawang Barat Indonisia News-Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, memberikan klarifikasi terkait isu yang berkembang mengenai pembuatan seragam sekolah bagi peserta didik baru.


Kepala SMKN 1 Tulang Bawang Tengah,

Sungkowotitis Widi Handoko menegaskan bahwa pihak sekolah maupun tenaga pendidik tidak pernah mengarahkan siswa untuk membuat seragam sekolah di tempat konveksi tertentu.


“Pihak sekolah tidak pernah mengarahkan siswa membuat seragam sekolah di tempat konveksi. Calon siswa-siswi baru dipersilakan membuat sendiri seragam sekolah,” ujar Titis saat dikonfirmasi, Kamis (13/8/2026).


Menurut Titis, munculnya informasi mengenai adanya arahan dari pihak sekolah untuk membuat seragam di konveksi tertentu kemungkinan disebabkan adanya miskomunikasi.


Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan sejumlah siswa, sebagian dari mereka memilih membuat seragam di salah satu tempat konveksi di wilayah Daya Murni karena mempertimbangkan harga yang dinilai lebih murah.


“Mereka membuat baju seragam pilihan di sana karena harganya murah. Soal ada arahan dari sekolah, itu mungkin hanya miskomunikasi saja,” jelasnya.


Titis menegaskan, sekolah memberikan kebebasan kepada calon peserta didik maupun orang tua untuk menentukan sendiri tempat pembuatan seragam. Dengan demikian, tidak ada kewajiban bagi siswa untuk membuat seragam pada konveksi tertentu.


Klarifikasi tersebut disampaikan pihak sekolah untuk meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus menghindari kesalahpahaman antara pihak sekolah, siswa, dan orang tua.


Pihak sekolah berharap persoalan ini tidak berkembang menjadi informasi yang keliru dan dapat mengganggu proses pendidikan.

 

SMKN 1 Tulang Bawang Tengah juga menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan pendidikan secara terbuka serta mengedepankan komunikasi yang baik dengan orang tua dan masyarakat.pungkasnya (*)

Share:
Komentar

Berita Terkini