Tulang Bawang Barat-Bentuk Kecintaan terhadap seni dan budaya terus ditunjukkan Hendarwan,SH,MH, calon Kepalo Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT) Kabupaten Tulang Bawang Barat selalu hadir disetiap moment kesenian budaya reok penorogo
Di tengah semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun 2026, Calon kepalo tiyuh Hendarwan yang sedang cuti memilih untuk tidak hanya menjadi penonton.
Hendarwan ikut berbaur bersama masyarakat dan para pelaku kesenian
Reog Ponorogo yang tampil dalam rangkaian kegiatan di lingkungan RK 4 Tiyuh Pulung Kencana ratusan warga sangat antusias menyerukan yel-yel salam dua di hadapan calon kepalo tiyuh pulung kencana Hendarwan pada minggu (30/8/2026)
Kehadiran Hendarwan.SH.MH.dan sang istri Zubaidah bersama Suardi.SE.MM. selaku ketua tim kemenangan keluarga dalam pencalonan Hendarwan sebagai calon kepalo tiyuh pulung kencana kabupaten tubaba
Pada momentun kesenian tersebut menjadi gambaran bahwa seni dan budaya bukan sekadar hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
Menurut Hendarwan, keberadaan kesenian tradisional harus terus dijaga agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Ia mengajak seluruh masyarakat dan pemuda khususnya para pecinta Reog Ponorogo, untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan kesenian tersebut.
“Kesenian Reog Ponorogo harus terus kita lestarikan. Jangan sampai kesenian dan budaya yang sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat hilang begitu saja. Karena sejak kecil saya memang sangat mencintai kesenian ini,” ujar Hendarwan.
Ia menilai, pelestarian budaya tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat, tokoh budaya, generasi muda, serta dukungan pemerintah tiyuh pulung kencana agar kesenian tradisional tetap hidup dan memiliki ruang di tengah masyarakat.
Hendarwan juga berharap generasi muda tidak menganggap kesenian tradisional sebagai sesuatu yang ketinggalan zaman. Sebaliknya, generasi muda harus diberikan kesempatan untuk mengenal, mempelajari, dan ikut tampil sehingga keberlangsungan kesenian tersebut dapat terjaga dari generasi ke generasi.
“Kalau kita kompak dan saling mendukung, saya yakin kesenian ini akan terus hidup. Anak-anak muda juga harus kita dorong agar mau mengenal budaya sendiri,” harapnya hendarwan
Menurutnya, momentum peringatan HUT ke-81 RI menjadi kesempatan yang baik untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong sekaligus kecintaan terhadap budaya bangsa.
Semangat menjaga kesenian Reog Ponorogo, lanjutnya, sejalan dengan nilai-nilai persatuan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Perbedaan latar belakang tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bersama-sama merawat kebudayaan.
Bagi Hendarwan, mempertahankan kesenian tradisional bukan hanya tentang menjaga sebuah pertunjukan, melainkan menjaga identitas, sejarah, dan warisan budaya agar tetap dikenal oleh generasi penerus yang akan datang.
Ia pun mengajak masyarakat Tiyuh Pulung Kencana untuk terus menjaga kekompakan, menghidupkan kegiatan seni dan budaya, serta menjadikan kebudayaan sebagai salah satu kekuatan untuk membangun masyarakat yang guyub, kreatif, dan penuh kebersamaan.
“Budaya adalah milik kita bersama. Mari kita jaga, kita rawat dan kita wariskan kepada anak cucu kita,”terangnya
Pada momentum tersebut, Hendarwan juga menyampaikan pesan kepada masyarakat Tiyuh Pulung Kencana terkait pencalonan dirinya kembali dalam Pemilihan Kepalo Tiyuh (Pilkati) yang akan digelar pada tahun 2026.
Dengan penuh kerendahan hati, Hendarwan memohon doa dan dukungan masyarakat agar dirinya dapat kembali dipercaya
untuk melanjutkan pembangunan serta pengabdian di Tiyuh Pulung Kencana
“Mohon doa dan dukungannya kepada masyarakat. Saya mencalonkan diri kembali untuk melanjutkan pembangunan Tiyuh Pulung Kencana agar ke depan bisa lebih baik lagi,” tutur Hendarwan.
Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pengundian nomor urut yang telah ditetapkan oleh panitia Pilkati tiyuh pulung kencana dirinya mendapatkan nomor urut 2.
“Berdasarkan hasil pengundian yang telah ditetapkan oleh panitia Pilkati, saya mendapatkan nomor urut 2. Semoga proses Pilkati nantinya berjalan aman, tertib, damai dan demokratis,” ujarnya.
Hendarwan berharap seluruh tahapan Pilkati dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan pilihan secara bijak, tanpa menghilangkan persaudaraan dan persatuan.
“kita harus tetap menjaga persatuan. Karena tujuan kita sama, yaitu bagaimana Tiyuh Pulung Kencana ke depan semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera ,”jelasnya .
Hendarwan memaparkan Selain pembangunan tiyuh pulung kencana yang sudah dirasakan langsung nyata oleh masyarakat hasil perjuangannya selama 8 tahun namun Ada budaya yang harus tetap dijaga, generasi muda yang harus diperhatikan
"kegiatan masyarakat prioritas bagi saya yang wajib didukung, serta hubungan persaudaraan yang harus dipertahankan.
masyarakat yang guyub, budaya yang hidup, pemuda yang kreatif, dan pemimpin yang mau hadir bersama warganya tukasnya.

