
TNI dan Warga Gotong Royong Normalisasi Irigasi Terdampak Longsor di Timang Gajah Bener Meriah
MINews.Bener Meriah – Dalam upaya mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi, personel Kodim 0109/Bener Meriah bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong normalisasi saluran irigasi yang terdampak longsor di Desa Blang Rongka, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Kamis (12/02/2026).
Bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu menyebabkan material tanah, lumpur, serta bebatuan menimbun saluran irigasi utama desa tersebut. Akibatnya, aliran air menuju area persawahan warga menjadi terhambat bahkan terhenti di beberapa titik. Kondisi ini berdampak langsung terhadap aktivitas pertanian masyarakat, mengingat sebagian besar warga Desa Blang Rongka menggantungkan mata pencahariannya pada sektor pertanian.
Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, personel Kodim 0109/Bener Meriah turun langsung ke lokasi bersama masyarakat untuk membersihkan material longsor yang menutup saluran irigasi. Dengan menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, linggis, dan alat manual lainnya, mereka bekerja bahu-membahu membuka kembali jalur air agar dapat kembali berfungsi sebagaimana mestinya.
Komandan Koramil 03/Timang Gajah, Kapten Inf Takdir Anur, yang mewakili Dandim 0109/Bener Meriah, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan.
“Kegiatan ini adalah bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang terdampak bencana. TNI tidak hanya bertugas menjaga stabilitas keamanan wilayah, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk membantu mencari solusi atas berbagai permasalahan, termasuk dalam pemulihan sarana pertanian yang sangat vital bagi warga,” ujar Kapten Inf Takdir Anur.
Ia berharap dengan dilakukannya normalisasi saluran irigasi tersebut, aliran air ke lahan persawahan dapat kembali lancar sehingga para petani dapat melanjutkan aktivitas bercocok tanam secara optimal. Kelancaran irigasi, menurutnya, sangat berpengaruh terhadap produktivitas hasil pertanian dan kestabilan ekonomi masyarakat.
Kapten Takdir juga menegaskan bahwa kebersamaan antara TNI dan masyarakat merupakan kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam proses pemulihan pascabencana. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Desa Blang Rongka mencerminkan tingginya solidaritas sosial serta kepedulian terhadap fasilitas umum yang menjadi penunjang kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Warga terlihat antusias dan bersemangat bekerja bersama anggota TNI demi mempercepat proses perbaikan saluran irigasi yang menjadi sumber utama pengairan sawah mereka.
Salah satu warga, Bapak Ibrahim (47), menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran serta bantuan dari personel Kodim 0109/Bener Meriah.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dari bapak-bapak TNI. Kehadiran mereka sangat membantu dan memberi semangat bagi kami untuk bersama-sama memperbaiki saluran irigasi ini. Semoga setelah dibersihkan, air dapat kembali mengalir lancar sehingga sawah kami tidak lagi kekurangan air,” ungkapnya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan gotong royong ini, diharapkan saluran irigasi di Desa Blang Rongka dapat segera berfungsi secara normal dan mendukung keberlanjutan aktivitas pertanian masyarakat. Upaya ini sekaligus menjadi langkah konkret dalam menjaga ketahanan pangan daerah serta membantu memulihkan stabilitas perekonomian warga pascabencana.
Kegiatan tersebut juga semakin memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun ketahanan wilayah serta menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga dan merawat fasilitas umum demi kepentingan bersama.