MINews.BandaAceh- Dinas Pendidikan Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan SMA dan SMK dengan menggelar Try Out Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) Tahun 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 61.994 siswa kelas XII dari SMA dan SMK di 23 kabupaten/kota se-Aceh, dan dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 10–11 Februari 2026.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP, mengatakan bahwa pelaksanaan try out ini bukan sekadar simulasi ujian, melainkan bagian dari strategi besar Disdik Aceh dalam mempersiapkan siswa secara akademik maupun mental untuk menghadapi UTBK-SNBT yang sesungguhnya (9/2/2026).
Menurutnya, UTBK bukan hanya menguji kemampuan kognitif siswa, tetapi juga ketahanan mental, manajemen waktu, serta pemahaman terhadap sistem ujian berbasis komputer. Oleh karena itu, try out dirancang semirip mungkin dengan kondisi ujian nasional agar siswa dapat beradaptasi sejak dini.
“Try out ini menjadi sarana latihan sekaligus pembiasaan bagi siswa agar lebih siap menghadapi UTBK-SNBT. Kami ingin siswa Aceh tidak hanya ikut ujian, tetapi mampu bersaing dan meraih peluang masuk ke PTN favorit,” ujar Murthalamuddin.
Ia menambahkan, materi try out mencakup seluruh komponen tes yang ditetapkan dalam SNBT, mulai dari Tes Potensi Skolastik (TPS), literasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, hingga penalaran matematika. Dengan cakupan materi yang lengkap, Disdik Aceh berharap potret kemampuan siswa dapat terlihat secara objektif.
Lebih lanjut, Murthalamuddin menjelaskan bahwa hasil try out tidak berhenti pada pengumuman nilai semata. Seluruh data hasil ujian akan dianalisis dan disampaikan kepada masing-masing satuan pendidikan sebagai bahan evaluasi dan pemetaan kemampuan peserta didik.
“Hasil try out akan menjadi dasar untuk menyusun program pelatihan lanjutan di sekolah. Guru dapat mengetahui materi mana yang perlu diperkuat, sehingga pembinaan lebih terarah dan efektif,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK Disdik Aceh, Syarwan Joni, menyampaikan bahwa Disdik Aceh telah menyiapkan langkah tindak lanjut berupa pendampingan intensif di sekolah-sekolah berdasarkan hasil evaluasi try out.
Menurutnya, data yang diperoleh dari try out menjadi pijakan penting dalam menyusun strategi penguatan materi, khususnya pada kompetensi yang masih lemah di kalangan siswa.
“Ini adalah bagian dari upaya sistematis untuk meningkatkan daya saing siswa Aceh di tingkat nasional. Pendampingan akan difokuskan pada kebutuhan riil siswa berdasarkan hasil try out,” ungkap Syarwan Joni.
Disdik Aceh juga berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua dalam mendukung kesiapan siswa menghadapi UTBK-SNBT 2026.
Dukungan lingkungan belajar yang kondusif dinilai menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.
Melalui pelaksanaan try out UTBK-SNBT ini, Disdik Aceh optimistis lulusan SMA dan SMK di Aceh akan semakin percaya diri, terlatih, dan siap bersaing untuk meraih kursi di perguruan tinggi negeri favorit melalui jalur SNBT.(**)
