MINews.Aceh Tenggara – Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong antara personel Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat kembali terlihat dalam proses pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang berada di Desa Jambur Mamang, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, Kamis (21/05/2026).
Pembangunan jembatan yang nantinya akan menjadi akses penghubung utama masyarakat menuju area perkebunan tersebut terus dikebut pengerjaannya demi mempercepat manfaat yang dapat dirasakan warga. Saat ini, pembangunan telah memasuki tahap konstruksi dasar dengan fokus pada pengecoran pondasi lantai tiang jembatan yang dilakukan secara bertahap di kedua sisi sungai.
Di lokasi pekerjaan, suasana penuh kebersamaan tampak begitu terasa. Para Babinsa bersama masyarakat bahu-membahu melaksanakan berbagai pekerjaan, mulai dari mengangkut material bangunan, mencampur semen, menyiapkan rangka pondasi, hingga melakukan pengecoran secara manual. Tidak hanya kalangan pemuda, warga yang lebih tua pun turut hadir membantu demi mempercepat proses pembangunan jembatan tersebut.
Kebersamaan antara TNI dan masyarakat yang terjalin selama proses pembangunan menjadi gambaran nyata kuatnya semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Meski harus bekerja di tengah medan yang cukup berat dan cuaca yang tidak menentu, semangat personel TNI dan warga tetap tinggi demi mewujudkan akses yang lebih baik bagi masyarakat.
Komandan Posramil Darul Hasanah, Peltu Dedi Cahyadi mengatakan bahwa proses pengecoran pondasi dilakukan secara maksimal guna memastikan kekuatan struktur dasar jembatan sehingga nantinya aman dan kokoh digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
Menurutnya, pondasi merupakan bagian terpenting dalam pembangunan jembatan karena berfungsi sebagai penyangga utama konstruksi. Oleh sebab itu, setiap tahapan pekerjaan dilakukan dengan teliti agar kualitas pembangunan benar-benar terjamin.
“Pengecoran pondasi ini merupakan bagian penting dalam pembangunan jembatan karena menjadi dasar utama penyangga tiang jembatan. Kami bersama masyarakat terus berupaya mempercepat pekerjaan agar jembatan ini segera selesai dan dapat dimanfaatkan warga,” ujar Peltu Dedi Cahyadi.
Ia menambahkan, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat setempat. Semangat kebersamaan yang terus terjalin selama pengerjaan menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan demi kepentingan masyarakat luas.
Menurutnya, keberadaan jembatan gantung tersebut nantinya diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas ekonomi warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan pekebun.
Selama ini masyarakat harus menyeberangi sungai dengan cara yang cukup berisiko untuk menuju lahan perkebunan mereka yang berada di seberang sungai. Kondisi tersebut semakin sulit ketika debit air sungai meningkat, terutama saat musim hujan tiba.
Dengan hadirnya Jembatan Gantung Perintis Garuda, akses masyarakat menuju area perkebunan akan menjadi lebih mudah, aman, dan efisien. Warga nantinya dapat membawa hasil panen dengan lebih lancar sehingga aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan semakin meningkat.
Selain memperlancar aktivitas pertanian dan perkebunan, pembangunan jembatan juga diyakini akan membuka akses perekonomian desa, mempercepat mobilitas warga antarwilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Darul Hasanah.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Jambur Mamang, Bapak Ali (40), menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada TNI yang selama ini terus hadir membantu masyarakat melalui pembangunan jembatan tersebut.
“Kami sangat senang dan bersyukur dengan adanya pembangunan jembatan ini. Selama ini kami cukup kesulitan menyeberang sungai untuk pergi ke kebun, apalagi saat air sungai besar. Mudah-mudahan jembatan ini cepat selesai sehingga masyarakat bisa lebih mudah beraktivitas,” ungkapnya.
Ia juga mengaku bangga melihat kekompakan antara TNI dan masyarakat yang terus bekerja bersama demi mewujudkan pembangunan jembatan untuk kepentingan bersama.
Menurutnya, pembangunan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga turut membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi warga.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan personel Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat Desa Jambur Mamang menjadi cerminan kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun daerah. Melalui pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda, diharapkan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat dan akses transportasi warga menjadi lebih baik demi mendukung kemajuan wilayah pedesaan di Kabupaten Aceh Tenggara.

