MINews.Banda Aceh - Menelisik satu tahun kepemimpinan Wali kota Illiza Saaduddin Djamal, wajah Kota Banda Aceh mulai berubah. Tidak lagi terdapat papan papan baliho yang menghalangi pemandangan dan beberapa sudut kota yang dulu tampak kumuh di Kota Banda Aceh kini mulai terlihat rapi. Proses ini menuai apresiasi dari Anggota DPRK Banda Aceh Teuku Arief Khalifah. Arief menyampaikan bahwa mengubah beberapa hal yang sudah berjalan bertahun tahun tidaklah mudah tapi Wali Kota Illiza dapat melakukan nya.
“Penertiban Baliho-baliho yang tidak berizin itu tidak mudah dilakukan, perlu komitmen yang sangat serius, dan hari ini wajah Kota Banda Aceh lebih fresh tanpa ada nya baliho-baliho yang sebelum nya bertebaran tidak teratur menutupi pandangan” ujar Arief.
“Tidak cukup sampai disitu, bu Illiza juga mengambil sikap dengan segera merubuhkan bangunan Pasar Aceh Shopping Centre yang secara bangunan sudah tidak layak lagi berdiri. Lalu memanfaatkan lokasi tersebut sebagai tempat pelaksanaan event UMKM. Tentu saja, setelah dirubuhkan wilayah tersebut kelihatan lebih terbuka dan terciptanya ruang publik yang dapat di gunakan untuk berbagai kegiatan”. tukas arif
Ia juga menyorot berbagai program penataan yang mulai masuk dalam tahap perencanaan. Seperti penataan Taman Sari dimana fungsinya akan lebih di manfaatkan sebagai ruang terbuka serta bangunan-bangunan yang tersedia akan lebih di modernisasikan.
“Tahun ini pelaksanaan penataan ruang terbuka hijau akan dilaksanakan, seperti Taman Sari yang fungsi nya akan lebih di kuatkan sebagai ruang terbuka yang ramah untuk masyarakat. Kita harapkan Taman Sari kedepan akan lebih terbuka untuk publik dan event event yang diselenggarakan bisa terpusat dengan lebih leluasa” terang Anggota Fraksi Gerindra ini.
Lebih lanjut, Walikota Illiza juga akan menata lapangan SMEP yang hingga kini masih dalam keadaan kumuh. Sesuai perencanaan tata kota, tempat tersebut akan disulap menjadi taman edukasi yang di gabung dengan konsep kultural park. Dimana lapangan SMEP akan dijadikan sebagai ruang terbuka dan terdapat outlet outlet yang dapat menampung UMKM dan pedagang.
“Sudah bertahun tahun lapangan SMEP Peunayong itu tidak terurus dan Alhamdulillah hari ini sudah dimulai proses perencanaan, dan mudah-mudahan di tengah tahun dapat dilaksanakan pembangunan pekerjaan fisiknya. Dan saya yakin dalam sisa 4 tahun masa kepemimpinan akan banyak lagi realisasi program program yang akan mengubah tampilan Kota Banda Aceh dengan taman taman ikonik dan penataan penataan yang lebih baik” ujarnya.
Kekinian arif berharap, dibawah kepemimpinan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal wajah Kota Banda Aceh semakin bersinar. Hingga pesona Ibukota provinsi yang terletak di wilayah Ujung Barat Indonesia ini semakin dikenal dengan keasrian, keindahan, kenyamanan serta kearifan lokal yang dimiliki oleh kota yang bergelar "Serambi Mekkah" ini, demikian.
