Medan | Min – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali mengirim 100 relawan tambahan ke Aceh untuk mendukung pemulihan pascabencana. Pelepasan relawan dilakukan secara resmi oleh Chief Operating Officer BPI Danantara dan Kepala BP BUMN Dony Oskaria, bersamaan dengan pengiriman 115 truk bantuan logistik.
Bantuan ini merupakan kelanjutan dari aksi BUMN Peduli, dengan lebih dari 1.300 ton logistik yang telah dikirim sebelumnya ke Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bantuan meliputi sembako, obat-obatan, air bersih, pakaian, peralatan bayi, tenda komunal, selimut, hingga perlengkapan kebersihan.
Dalam sambutannya, Dony Oskaria menegaskan, “BUMN milik rakyat Indonesia harus hadir di tengah masyarakat, menjadi solusi bagi kebutuhan rakyat. Kami mengerahkan seluruh kemampuan untuk membantu saudara-saudara di Aceh. Semoga langkah ini menjadi amal ibadah kita semua.”
Relawan BSI yang diberangkatkan terdiri dari insan BSI, BSI Maslahat, serta mitra terlatih kebencanaan. Mereka akan terlibat dalam distribusi bantuan, dukungan logistik, layanan sosial, pendampingan masyarakat terdampak, dan pemulihan operasional layanan bank di Aceh.
Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna menambahkan, “BSI tidak hanya hadir melalui layanan perbankan, tetapi juga aksi nyata kemanusiaan. Kehadiran relawan ini diharapkan mempercepat pemulihan dan meringankan beban masyarakat Aceh pascabencana.”
Selain relawan, BSI menyalurkan bantuan logistik sesuai kebutuhan lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah serta aparat setempat untuk memastikan distribusi tepat sasaran. Hingga 19 Desember 2025, total bantuan logistik BSI dan BSI Maslahat mencapai 125 ton.
BSI juga mendirikan dapur umum, posko trauma healing, dan posko kesehatan. Dapur umum menyediakan sekitar 3.000 paket nasi box di Langsa dan Aceh Tamiang, sementara layanan trauma healing fokus pada anak-anak dengan pendampingan tim ahli. 20 tangki air bersih juga dikirim dari Medan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam tanggap darurat dan pemulihan bencana, sejalan dengan prinsip syariah yang menekankan kepedulian, gotong royong, dan kemaslahatan umat.
