MINews.Aceh Selatan -Setelah sekian lama vakum, Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan (HAMAS) kembali digerakkan oleh mahasiswa dan alumni lewat rencana Musyawarah Luar Biasa (Muslub).
Mereka menilai, kebangkitan HAMAS penting karena organisasi ini sejak awal didirikan menjadi wadah utama mahasiswa Aceh Selatan untuk berhimpun, menyampaikan aspirasi, sekaligus membangun kontribusi bagi daerah.
“HAMAS adalah wadah kita semua. Kalau organisasi ini bangkit, mahasiswa Aceh Selatan kembali punya tempat untuk bersatu, menyampaikan ide, dan berkontribusi. Muslub ini kami jalankan agar HAMAS hidup kembali dan benar-benar menjadi ruang perjuangan mahasiswa,” kata Ketua Panitia Muslub, M. Ridha Hamtabis.
Para mahasiswa menegaskan, kevakuman HAMAS selama beberapa tahun terakhir telah membuat mereka kehilangan ruang berhimpun. Karena itu, Muslub dipandang sebagai momentum yang harus dimanfaatkan bersama untuk memperbaiki struktur, menyusun program kerja, dan menghidupkan kembali peran mahasiswa di tengah masyarakat.
Meski digerakkan sepenuhnya oleh mahasiswa, kami mahasiswa percaya kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, akan mendukung penuh langkah ini. Keyakinan itu muncul karena keberadaan HAMAS sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam membangun generasi muda yang kreatif, berdaya, dan siap berkontribusi.
Dengan semangat kebersamaan, mahasiswa Aceh Selatan mengajak seluruh rekan-rekan baik di daerah maupun perantauan untuk bergabung dalam Muslub. Mereka berharap HAMAS benar-benar kembali aktif dan menjadi rumah besar bagi mahasiswa, tempat menyatukan gagasan sekaligus melahirkan gerakan nyata untuk kemajuan Aceh Selatan.
