DIBAWAH KEPEMIMPINAN HAJI MIRWAN BUPATI ACEH SELATAN "SUARA RAKYAT LEBIH BERHARGA DIBANDINGKAN SUARA INVESTOR ‎

Editor: Cut Silvie author photo

MINews.Aceh Selatan - ‎‎Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan Dibawah kepemimpinan Haji Mirwan kembali menunjukkan komitmennya Untuk berpihak kepada rakyat.

‎Dalam sebuah langkah berani dan tegas, Bupati Aceh Selatan secara resmi menghentikan seluruh aktivitas operasional PT PSU dan KSU  Tiega Manggis, perusahaan yang dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

‎Keputusan ini merupakan bentuk nyata dari prinsip kepemimpinan yang mengedepankan suara rakyat sebagai sumber kebijakan tertinggi. 

‎Suara rakyat adalah suara Tuhan. Ketika rakyat bersuara tentang penderitaan,  wajib Hukumnya Bagi Pemerintah Daerah Untuk mendengar dan bertindak. Pemerintah tidak boleh tuli dan Diam Terhadap jeritan rakyatnya. 

‎Dan Sekarang Kita baru melihat Sosok pemimpin yang mengedepankan suara Rakyat  dibandingkan Suara Investor," ungkap Teuku wariza selaku Ketua Umum PW SEMMI ACEH, yang juga Putra Daerah Aceh selatan

‎Langkah penghentian ini diambil setelah mendengar langsung keluhan masyarakat dari berbagai elemen 

‎Tentu tekanan terhadap kehidupan sosial-ekonomi warga menjadi dasar kuat dikeluarkannya keputusan ini.

‎Kebijakan ini menuai Pandangan Pro dan Kontra Tentu Saya Ingin Sekali Menanggapi Terkait Cuitan Dari Perwakilan Investor PT PSU mangatakan :

‎"kekecewaan nya atas keputusan bupati mengeluarkan keputusan sepihak tanpa mengkonfirmasi dulu kepada pihak terkait,” kata Perwakilan PT. PSU"

‎Dari Kekecewaan investor tersebut maka  pihaknya  akan menyatakan sikap, bahwa‎ SEMMI akan berada di garda terdepan dalam Menjaga keputusan bupati aceh selatan selama Keputusan Itu Berpihak Kepada Rakyat. 

‎ Teuku Wariza Juga Menyampaiakan ini adalah wujud dari kepemimpinan yang mendengarkan, bukan sekadar memerintah.

‎“Inilah bukti bahwa pemimpin sejati adalah yang berjalan bersama rakyat. Bupati Aceh Selatan telah menerapkan makna sejati dari 'Vox Populi, Vox Dei' suara rakyat adalah suara Tuhan,” ujar Teuku Wariza,  

‎Tentunya Kebijakan Bupati Aceh selatan Ini Bukan Berarti Bupati Aceh selatan anti akan Investasi Di aceh selatan

‎Tapi bupati Aceh selatan Ingin Setiap investasi yang Masuk ke aceh selatan itu sesuai dengan peraturan dan Tidak Merugikan Masyarakat dan Daerah

‎Jelas Narasi tersebut Menyatakan Sosok pemimpin Yang lebih peduli terhadap Rakyat dan daerah dibandingkan cukong2 yang ingin menguasi dan menguras kekayaan Sumber alam Aceh selatan

Share:
Komentar

Berita Terkini